Giliran Desainer Australia Merajai Panggung JFW 2008
Jakarta - 23 Agustus 2008
Jika pada hari Kamis (21/8) dan hari Jumat (22/8), para desainer terbaik Indonesia yang tergabung dalam APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia), IPMI (Ikatan Perancang Mode Indonesia), dan desainer muda independen telah menampilkan karya apik mereka, hari ini Sabtu (23/8), giliran para desiner Australia yang akan menunjukkan karya-karyanya.
Festival Mode Indonesia - Jakarta Fashion Week (FMI - JFW 2008) hari ini akan menampilkan kreasi desainer papan atas Australia seperti Akira Isogawa, Jayson Brunsdon, Eileen Kirby dan Aime Cristie. Diyakini, pertunjukan fashion ini akan memanjakan mata para fashionista Indonesia, sekaligus menjadi ajang pertukaran pengetahuan antara desainer dua negara: Indonesia dan Australia. Ini akan menjadi moment yang paling ditunggu!
"Fashion di Australia belum begitu dikenal di Indonesia, begitu juga sebaliknya. Ini merupakan ajang paling pas untuk mempertemukan dunia fashion dari dua negara -sehingga bisa terjadi suatu sinergi dan pertukaran kreativitas di masa datang," kata koordinator Australian Showcase, Nino Sujudi.
Pada Australian Designer Showcase, keempat desainer dari Australia akan menampilkan setidaknya 90 karya terbaik mereka. Akira Isogawa, desainer yang namanya telah dikenal dunia karena karya-karyanya setiap tahun selalu dipertunjukkan di Paris, akan hadir dengan ciri khasnya dengan menampilkan siluet yang lembut dan romantis. Akira akan menonjolkan sisi feminin dan kecantikan wanita yang takkan pudar ditelan masa.
Sedangkan Jayson Brunsdon, desainer terkenal Australia, tetap dengan ciri khasnya: Menjadikan wanita sebagai sumber inspirasi -sehingga setiap wanita yang memakai rancangannya akan merasa hebat, bahagia, dan menarik sehingga mampu membuat wanita lain melirik. Wanita yang berkarakter dan percaya diri sangat cocok mengenakan koleksinya yang cenderung shaped dan structured. Salah satu dari client list Jayson adalah Royal Highness Crown Princess Mary dari Denmark.
Sementara itu, Eileen Kirby akan tampil dengan gayanya yang feminin. Eileen senang bermain dengan berbagai bahan yang cantik dan lembut. Kelembutan bahan dan warna mengesankan goddess like kepada si pemakainya. Melalui koleksinya, Eileen yang sudah mengeluti dunia mode selama 14 tahun berharap mereka yang mengenakan bajunya merasa cantik dan sexy.
Bagaimana dengan Aime Cristie? Perancang dari Perth yang baru pertama kali menampilkan koleksinya di Indonesia ini diprediksi akan menampilkan kejutan pada karya-karyanya. Aime merancang desainnya dengan tujuan menyentuh hati setiap wanita, menginspirasikan wanita bahwa berapa pun usianya, apa pun ukuran tubuhnya, dan latar belakang mereka -selalu ada satu bintang yang siap untuk bersinar. Karena itu, karya-karya Aime cocok dikenakan oleh wanita -siapa pun dia, dan akan membuat penampilan mereka semakin berkilau.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, mengatakan bahwa dirinya sangat terkesan atas sambutan hangat masyarakat Indonesia terhadap desainer Australia. "Industri fashion di Australia telah tumbuh pesat dalam dekade terakhir. Lebih dari 60 label Australia telah mengekspor desain mereka ke butik dan department store di Asia, Eropa, dan Amerika Serikat."
Sebagai contoh, karya Jayson Brunsdon dan Eileen Kirby yang ditampilkan pada Australian Showcase di Festival Mode Indonesia - Jakarta Fashion Week tersedia secara eksklusif di Velvet Boutique di Plaza Indonesia.
“Banyak desainer muda dan berbakat dari Australia mendapatkan perhatian dan akreditasi dari masyarakat internasional karena ide mereka yang fresh, inovatif, sekaligus memiliki brand yang kuat. Saya yakin koleksi terbaru mereka akan disambut dengan baik di Jakarta Fashion Week,” kata Bill Farmer.
Keyakinan Bill Farmer ini berkaitan dengan kecenderungan pecinta mode di Indonesia yang menyukai desain unik, fun, fresh, modern, serta berkualitas tinggi -yang juga menjadi ciri khas desainer Australia. “Selamat kepada Femina Group yang telah mengorganisasikan acara ini. Selain menyenangkan, Festival Mode Indonesia - Jakarta Fashion Week tentunya memberikan arti yang bermakna bagi perkembangan industri fashion di Indonesia dalam mengembangkan citra fashion dan desain Indonesia di dunia internasional."
"Melibatkan desainer Australia adalah awal," papar Ketua Seksi Acara Festival Mode Indonesia - Jakarta Fashion Week 2008, Yudha Kartohadiprodjo. "Di masa mendatang, kita berharap bisa mendatangkan desainer-desainer dari Prancis, Singapura, dan belahan dunia lainnya untuk memperkenalkan karya-karya anak bangsa. Di sisi lain, juga menjadi ajang bagi desainer kita untuk mengetahui seperti apa saingannya di dunia luar sana."
Danielle Pearce, General Manager Pacific Place -tempat diselenggarakannya FMI - JFW 2008 mengatakan, "Seluruh manajemen Pacific Place merasa terhormat karena Pacific Place terpilih sebagai tempat diselenggarakannya FMI - JFW 2008. Dengan begitu banyaknya brand ’berkelas’ internasional yang memilih Pacific Place untuk butik-butik terbaru mereka, kami menyambut hangat segala hal yang berkaitan dengan event fashion. Di masa mendatang, kami berharap bisa ambil bagian bersama penyelenggara dan membuat Jakarta Fashion Week sebagai salah satu icon dalam kalender fashion internasional."